Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS : Al Hadid : 57) Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana
LirikLagu Dialah Yesus Dialah Yang Maha Tinggi Dialah Yang Maha Suci Dialah Yesus Raja Damai Dialah Yang Maha Mulia Dialah Yang Maha Besar Dialah Yesus Luar Biasa Reff: Kami Bangga Memiliki Allah Seperti-Mu Kami Bahagia Menjadi Milik-Mu Kami Muliakan Kami Tinggikan Kami Agungkan Nama-Mu Yesusku Kami Bangga Memiliki Allah Seperti-Mu
PalingSering Dicari. 1 Hadis+at+taubah+ayat+105 2 Surat almaidah ayat 48 3 Surat almaidah48 4 dalil+kitab+injil 5 dalil+kitab+zabur 6 Ad Dzariyat ayat 1 7 Injil 8 Surat at Taubah ayat 105 9 Al Isra ayat 26-27 10 ali imran 11 hadist+al-hujurat+ayat+12 12 zabur 13 YUNUS 14 unta 15 AL maidah ayat 48 16 Nomor surat 17 Surat+al ikhlas 18 At taubah ayat 105 19 dalil+kitab+Al quran 20 Tafsir ibnu
Sucikanlahnama Rabbmu Yang Maha Tinggi. [al A'la/87:1] وَلِلَّهِ الْمَثَلُ الْأَعْلَىٰ. Dan Allah mempunyai sifat yang Maha Tinggi. [an-Nahl/16:60] Dari penggalan empat ayat di atas, dua di antaranya menunjukkan sifat Maha Tinggi Allah melalui tadhammun al ismi laha (penjelasan sifat yang terkandung dalam nama-Nya).
Contohdan Pengamalan dalam Kehidupan Sehari-hari. Allah Subhanahu wa Ta'ala Maha Merajai. Dialah pemilik dan penguasa seluruh alam semesta. Dialah penguasa segala makhluk, sebab Dialah yang menciptakan dan pemilik sejati mereka. Syekh Izzuddin bin Abdussalam dalam Syajaratul Ma'arif menjelaskan, Malik adalah pemilik kekuasaan.
PresenterOlahraga Tio Nugroho Peluk Islam Lantaran Kumandang Adzan, Saya Ingin
65 Dialah yang Maha Tinggi. Dialah yang maha tinggi Dialah yang maha suci Dialah yesus, raja damai Dialah yang maha mulia Dialah yang maha besar Dialah yesus, luar biasa. Kami bangga memiliki Allah seperti-mu Kami bahagia menjadi milik-mu Kami muliakan Kami tinggikan Kami agungkan Nama-mu yesus. Kami bangga memiliki Allah seperti-mu Kami
Artinya "Maka putusan (sekarang ini) adalah Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar." (QS. Ghaafir: 12) Oleh karena itu, sifatilah Dia bahwa Dialah Yang Maha Besar dari pada segala sesuatu dan yakinilah bahwa Dia lebih besar dari segala sesuatu. Sebagaimana yang telah berlalu, makna takbor adalah pengagungan, tetapi dia buka sinonim
huwWDc. HORAS!!! Chord Lagu Rohani DIALAH YANG MAHA TINGGI - Hendro Suryanto Do=C C C DIALAH YANG MAHA TINGGI, DIALAH YANG MAHA SUCI F D G DIALAH YESUS RAJA DAMAI C C DIALAH YANG MAHA MULIA, DIALAH YANG MAHA BESAR F G C G DIALAH YESUS LUAR BIASA REFF** C C7 KAMI BANGGA MEMILIKI ALLAH SEPERTI-MU F A Dm KAMI BAHAGIA MENJADI MILIK-MU G KAMI MULIAKAN, KAMI TINGGIKAN G C G KAMI AGUNGKAN NAMA-MU YESUS C C7 KAMI BANGGA MEMILIKI ALLAH SEPERTI-MU F A Dm KAMI BAHAGIA MENJADI MILIK-MU G C KAMI MEMUJI, KAMI MENYEMBAH KEPADA-MU YESUS Untuk request Chord atau Lirik lagu, silahkan pada Menu Request diatas, atau klik DISINI! Pernando Harianja Pendiri dan Pengelola di yang hobby dalam pembuatan Program Komputer, dan ngeBlog. Untuk kenal lebih dekat Follow IG saya pernando_harianja
Jakarta - Allah Maha Pencipta disebut apa? Dalam asmaul husna, Allah Maha Pencipta disebut Al-Khaliq. Ini sifat Allah yang menunjukkan kemampuan-Nya dalam menciptakan segala sesuatu dengan sempurna dan pasti indah. Ulama menafsirkan Allah memiliki kekuasaan yang mutlak untuk menciptakan segala sesuatu dari ketiadaan menjadi ada, tanpa memerlukan unsur-unsur material. هُوَ اللّٰهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰىۗ يُسَبِّحُ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ "Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Dia memiliki nama-nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana." QS. Al-Hasyr ayat 24 Allah Maha Pencipta disebut Al-Khaliq adalah sumber dari segala keberadaan dan kehidupan di alam semesta ini. Tidak ada yang mampu menciptakan seperti Allah, dan segala yang ada dalam alam semesta ini adalah bukti kekuasaan dan kebijaksanaan-Nya sebagai Maha Pencipta. Simak penafsiran lengkapnya agar lebih memahami. Berikut ulas lebih mendalam tentang Allah Maha Pencipta disebut Al-Khaliq dalam asmaul husna, Kamis 8/6/2023.Tilawah adalah bacaan yang mulia. Adapun tilawah dalam konteks Al-Qur’an adalah perintah membacanya dan mengikuti bacaan itu dengan pengamalan. Qiraah atau iqra biasa diterjemahkan dengan membaca, bacalah. Tetapi dari segi istilah kata qiraah itu o...Disebut Al-Khaliq dalam Asmaul HusnaAnak-anak Kashmir saat menghadiri kelas pembacaan Al-Quran di sebuah madrasah lokal selama bulan Ramadan di Srinagar, Kashmir yang dikuasai India, 30/5. AP Photo / Mukhtar KhanAllah Maha Pencipta disebut Al-Khaliq, yang menggambarkan-Nya sebagai Pencipta paling agung. Dalam asmaul husna, Al-Khaliq adalah salah satu nama Allah yang menunjukkan kekuasaan dan kebijaksanaan-Nya dalam menciptakan alam semesta beserta isinya. Kementerian Agama atau Kemenag RI menjelaskan Allah menciptakan segala sesuatu dengan sempurna, mengatur setiap rincian dengan akurat, dan memberikan keindahan yang tak terhingga. Dalam Mufradat Alfadz Al-Qur'an, Allah Maha Pencipta disebut Al-Khaliq diartikan sebagai Dzat yang mampu menciptakan sesuatu tanpa menggunakan bahan. Ini menunjukkan bahwa Allah memiliki kekuasaan yang mutlak untuk menciptakan segala sesuatu dari ketiadaan menjadi ada, tanpa memerlukan unsur-unsur material. Allah adalah sumber penciptaan yang tiada tanding, dan tak ada yang mampu menandingi-Nya dalam kekuasaan-Nya untuk menciptakan dan membentuk alam semesta ini. Majalah SM Edisi 17 Tahun 2017, memaparkan Allah Maha Pencipta disebut Al-Khaliq, sejatinya bisa mendorong manusia memperoleh kesadaran akan keberadaan Tuhan dan "menemukan" Tuhan sebagaimana Nabi Ibrahim AS. Pemikiran tentang ciptaan-Nya isa mengantarkan pada kesadaran pengetahuan yang mendorong manusia untuk menyusun konsep-konsep dan mewujudkannya dalam realitas kehidupan Sempurna dan IndahSebagai umat Islam, wajib meyakini Allah menciptakan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya sebagaimana Allah Maha Pencipta disebut Al-Khalaq. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran "Yang memperindah segala sesuatu yang Dia ciptakan dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah." QS. as-Sajdah 7. Ayat tersebut menggambarkan Allah menciptakan segala sesuatu dengan keindahan dan kesempurnaan yang tak terhingga. Tidak ada ciptaan Allah yang tidak sempurna, kecuali jika makhluk-Nya menganggap dirinya tidak sempurna. Menurut penafsiran Al-Quran Indonesia, Al-Khaliq berasal dari kata dasar "kh-l-q" dalam bahasa Arab Klasik. Kata tersebut bermakna mengukur dengan akurat, menentukan ukuran atau porsi yang tepat, membandingkan satu hal dengan lainnya, menciptakan sesuatu berdasarkan pola atau model yang telah ditentukan, serta menciptakan sesuatu dari ketiadaan menjadi ada. Bisa dipahami, Allah Maha Pencipta disebut Al-Khaliq yang menciptakan segala sesuatu dengan ketepatan dan kebenaran yang absolute. Tidak ada kesalahan atau kekurangan dalam penciptaan-Nya, karena Allah mengetahui segala sesuatu dengan sempurna dan memiliki kebijaksanaan tanpa batas. Dalam buku berjudul Pendidikan Agama Islam SMP oleh Marzuki, juga dijelaskan Allah Maha Pencipta disebut Al-Khaliq diartikan sebagai Allah SWT yang menciptakan segala sesuatu secara sempurna dan dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Nama dan sifat Al-Khaliq secara jelas disebutkan dalam Al-Quran, terutama dalam Surah Al-Hasyr ayat 24. Ayat tersebut mengingatkan kekuasaan Allah sebagai Maha Pencipta, yang dengan penuh kebijaksanaan dan kebaikan-Nya menciptakan segala sesuatu dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Ciptaan-Nya Tidak Ada TandingUmat Muslim membaca al-Quran saat melakukan ibadah itikaf di sebuah masjid, di Peshawar , Pakistan, 22 April 2022. Itikaf adalah adalah tinggal atau menetap di dalam masjid dengan niat beribadah untuk mendekatkan diri kepada Allah dan biasanya dilakukan sepuluh hari terakhir Ramadhan. AP Photo/Muhammad SajjadDalam buku berjudul Agama Islam oleh Hindun Anwar, Allah Maha Pencipta disebut Al-Khaliq diartikan sebagai Maha Pencipta atau Maha Menciptakan segala sesuatu yang tidak ada tandingnya. Allah sebagai Al-Khaliq adalah sumber dari segala keberadaan dan kehidupan di alam semesta ini. Tidak ada yang mampu menciptakan seperti Allah, dan segala yang ada dalam alam semesta ini adalah bukti kekuasaan dan kebijaksanaan-Nya sebagai Maha Pencipta. ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺧَﻠَﻖَ ﺳَﺒْﻊَ ﺳَﻤَﺎﻭَﺍﺕٍ ﻭَﻣِﻦَ ﺍﻷﺭْﺽِ ﻣِﺜْﻠَﻬُﻦَّ ﻳَﺘَﻨﺰﻝُ ﺍﻷﻣْﺮُ ﺑَﻴْﻨَﻬُﻦَّ ﻟِﺘَﻌْﻠَﻤُﻮﺍ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻗَﺪِﻳﺮٌ ﻭَﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻗَﺪْ ﺃَﺣَﺎﻁَ ﺑِﻜُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻋِﻠْﻤًﺎ "Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha kuasa atas segala sesuatu; dan sesungguhnya Allah, ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu." QS. Ath Thalaq ayat 56 Kesimpulannya, Allah Maha Pencipta disebut Al-Khaliq dalam asmaul husna. Allah menciptakan alam semesta dan segala isinya dengan sempurna, tanpa memerlukan bahan dan dengan keindahan yang tak terhingga. Maka, sebagai umat Islam harus meyakini bahwa Allah menciptakan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya dan memperindahnya sesuai dengan kehendak-Nya. Ketika setiap umat Muslim mau mengamati ciptaan-Nya, akan diperoleh sebuah pemahaman tentang kebesaran, kebijaksanaan, dan keindahan Allah sebagai Maha Pencipta yang tiada tara. ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺧَﺎﻟِﻖُ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ۖ ﻭَﻫُﻮَ ﻋَﻠَﻰٰ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻭَﻛِﻴﻞٌ "Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu." QS. Az Zumar ayat 62 Jamaah muslimah membaca Al-Quran usai melaksanakan salat tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat 26/5. Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1438 Hijriah jatuh pada hari Sabtu 27 Mei 2017. TalloCara meneladani Allah Maha Pencipta disebut Al-Khaliq adalah dengan menciptakan hal-hal baru yang lebih kreatif, inovatif, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Dalam buku berjudul Rahasia Keajaiban Asmaul Husna, dikemukakan proses terciptanya sesuatu memerlukan pengetahuan dan kemampuan. Oleh karena itu, dengan meneladani sifat Al-Khaliq, diperlukan pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Universitas An-Nur Lampung menggambarkan dengan lebih jelas bahwa kreatifitas berarti memiliki daya cipta atau kemampuan untuk menciptakan. Setiap individu memiliki potensi untuk menciptakan sesuatu yang unik dan orisinal. Sebagai contoh, mobil Esemka yang dibuat oleh anak-anak Indonesia adalah bukti bahwa setiap orang memiliki potensi dalam menciptakan sesuatu yang ada dalam dirinya. Selain itu, cara meneladani Allah Maha Pencipta disebut Al-Khaliq melibatkan inovasi. Inovasi berarti memperkenalkan sesuatu yang bersifat pembaharuan atau kreasi baru. Maksudnya, inovasi menunjukkan adanya peningkatan pada bagian-bagian kreasi sebelum menjadi sesuatu yang baru dan lebih baik. Sebagai contoh, perkembangan teknologi lampu jalan yang dulunya hanya menggunakan listrik dari PLN kini banyak yang dialiri oleh energi surya, yang merupakan inovasi dalam bidang energi yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Selain menciptakan hal-hal baru, cara meneladani Allah Maha Pencipta juga dapat dilakukan melalui ilmu pengetahuan dan penemuan. Salah satu contohnya adalah Al-Khawarizmi, seorang matematikawan dan astronom Muslim abad ke-9. Ia dikenal sebagai penemu angka nol dan perhitungan aljabar yang dituangkan dalam buku berjudul Hisab Al-Jabr wa Al-Muqabala. Buku tersebut membahas tentang perhitungan aljabar dan persamaan, yang telah memberikan kontribusi besar dalam perkembangan matematika dan ilmu pengetahuan.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang POKOK-POKOK DAKWAH PARA RASUL ADALAH SAMA Ayat 1-53 Wahyu Allah SWT kepada Muhammad SAW sama dengan wahyu-Nya kepada rasul-rasul sebelumnya Ayat 1-4 1 Ha Mim. 2 'Ain Sin Qaf. 3 Demikianlah Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, mewahyukan kepada kamu dan kepada orang-orang yang sebelum kamu. 4 Kepunyaan-Nya lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar. Para Malaikat memohonkan ampun kepada Allah SWT untuk penghuni bumi Ayat 5-6 5 Hampir saja langit itu pecah dari sebelah atasnya karena kebesaran Tuhan dan malaikat-malaikat bertasbih serta memuji Tuhannya dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. 6 Dan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah, Allah mengawasi perbuatan mereka, dan kamu ya Muhammad bukanlah orang yang diserahi mengawasi mereka. Al-Qur'an adalah sebagai peringatan untuk seluruh umat manusia Ayat 7-9 7 Demikianlah Kami wahyukan kepadamu al-Qur'an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada umulqura penduduk Mekah dan penduduk negeri-negeri sekelilingnya serta memberi peringatan pula tentang hari berkumpul kiamat yang tidak ada keraguan padanya. Segolongan masuk surga dan segolongan masuk neraka. 8 Dan kalau Allah menghendaki niscaya Allah menjadikan mereka satu umat saja, tetapi Dia memasukkan orang-orang yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya. Dan orang-orang yang lalim tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun dan tidak pula seorang penolong. 9 Atau patutkah mereka mengambil pelindung-pelindung selain Allah? Maka Allah, Dialah Pelindung yang sebenarnya dan Dia menghidupkan orang-orang yang mati dan Dia adalah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Perselisihan-perselisihan umat manusia dikembalikan penyelesaiannya kepada Kitab Allah SWT Ayat 10-12 10 Tentang sesuatu apa pun kamu berselisih maka putusannya terserah kepada Allah. Yang mempunyai sifat-sifat demikian itulah Allah Tuhanku. Kepada-Nya lah aku bertawakal dan kepada-Nya lah aku kembali. 11 Dia Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan pula, dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. 12 Kepunyaan-Nya-lah perbendaharaan langit dan bumi, Dia melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan nya. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. Semua para rasul mengajak untuk menyembah kepada Allah SWT Yang Maha Esa Ayat 13-19 13 Dia telah mensyariatkan kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu, Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada agama -Nya orang yang kembali kepada-Nya. 14 Dan mereka ahli kitab tidak berpecah belah melainkan sesudah datangnya pengetahuan kepada mereka karena kedengkian antara mereka. Kalau tidaklah karena sesuatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulunya untuk menangguhkan azab sampai kepada waktu yang ditentukan, pastilah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang diwariskan kepada mereka al-Kitab Taurat dan Injil sesudah mereka, benar-benar berada dalam keraguan yang menggoncangkan tentang kitab itu. 15 Maka karena itu serulah mereka kepada agama itu dan tetaplah sebagaimana diperintahkan kepadamu dan janganlah mengikuti hawa nafsu mereka dan katakanlah, "Aku beriman kepada semua Kitab yang diturunkan Allah dan aku diperintahkan supaya berlaku adil di antara kamu. Allah-lah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami amal-amal kami dan bagi kamu amal-amal kamu. Tidak ada pertengkaran antara kami dan kamu, Allah mengumpulkan antara kita dan kepada-Nya lah kembali kita" 16 Dan orang-orang yang membantah agama Allah sesudah agama itu diterima maka bantahan mereka itu sia-sia saja di sisi Tuhan mereka. Mereka mendapat kemurkaan Allah dan bagi mereka azab yang sangat keras. 17 Allah-lah yang menurunkan kitab dengan membawa kebenaran dan menurunkan neraca keadilan. Dan tahukah kamu, boleh jadi hari kiamat itu sudah dekat? 18 Orang-orang yang tidak beriman kepada hari kiamat meminta supaya hari itu segera didatangkan dan orang-orang yang beriman merasa takut kepadanya dan mereka yakin bahwa kiamat itu adalah benar akan terjadi. Ketahuilah bahwa sesungguhnya orang-orang yang membantah tentang terjadinya kiamat itu benar-benar dalam kesesatan yang jauh. 19 Allah Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya, Dia memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa. Allah SWT memberikan pembalasan kepada amal seseorang menurut niatnya Ayat 20-29 20 Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagian pun di akhirat. 21 Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan dari Allah tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang lalim itu akan memperoleh azab yang amat pedih. 22 Kamu lihat orang-orang yang lalim sangat ketakutan karena kejahatan-kejahatan yang telah mereka kerjakan, sedang siksaan menimpa mereka. Dan orang-orang yang saleh berada di dalam taman-taman surga, mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhan mereka. Yang demikian itu adalah karunia yang besar. 23 Itulah karunia yang dengan itu Allah menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal saleh. Katakanlah, "Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upah pun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan." Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. 24 Bahkan mereka mengatakan, "Dia Muhammad telah mengada-adakan dusta terhadap Allah." Maka jika Allah menghendaki niscaya Dia mengunci mati hatimu, dan Allah menghapuskan yang batil dan membenarkan yang hak dengan kalimat-kalimat-Nya al-Qur'an. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati. 25 Dan Dialah yang menerima tobat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan, 26 dan Dia memperkenankan doa orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal yang saleh dan menambah pahala kepada mereka dari karunia-Nya. Dan orang-orang yang kafir bagi mereka azab yang sangat keras. 27 Dan jika Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui keadaan hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat. 28 Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji. 29 Dan di antara ayat-ayat tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya. Allah SWT memaafkan sebagian besar dosa hamba-hamba-Nya Ayat 30-37 30 Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar dari kesalahan-kesalahanmu. 31 Dan kamu tidak dapat melepaskan diri dari azab Allah di muka bumi, dan kamu tidak memperoleh seorang pelindung pun dan tidak pula seorang penolong selain Allah. 32 Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah kapal-kapal yang berlayar di laut seperti gunung-gunung. 33 Jika Dia menghendaki Dia akan menenangkan angin, maka jadilah kapal-kapal itu terhenti di permukaan laut. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan -Nya bagi setiap orang yang banyak bersabar dan banyak bersyukur, 34 atau kapal-kapal itu dibinasakan-Nya karena perbuatan mereka atau Dia memberi maaf sebagian besar dari mereka. 35 Dan supaya orang-orang yang membantah ayat-ayat kekuasaan Kami mengetahui bahwa mereka sekali-kali tidak akan memperoleh jalan ke luar dari siksaan. 36 Maka sesuatu apa pun yang diberikan kepadamu, itu adalah kenikmatan hidup di dunia, dan yang ada pada sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman, dan hanya kepada Tuhan mereka, mereka bertawakal. 37 dan bagi orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah mereka memberi maaf. Kewajiban bermusyawarat tentang masalah keduniaan Ayat 38 38 Dan bagi orang-orang yang menerima mematuhi seruan Tuhannya dan mendirikan salat, sedang urusan mereka diputuskan dengan musyawarah antara mereka, dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Bersabar dan memberi maaf lebih baik daripada mengambil pembalasan Ayat 39-43 39 Dan bagi orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan lalim mereka membela diri. 40 Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka Barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas tanggungan Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang lalim. 41 Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada suatu dosa pun atas mereka. 42 Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat lalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih. 43 Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan sesungguhnya perbuatan yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan. Orang-orang yang dibiarkan sesat oleh Allah SWT tidak akan menemukan pemimpin yang memberi petunjuk Ayat 44-50 44 Dan siapa yang disesatkan Allah maka tidak ada baginya seorang Pemimpin pun sesudah itu. Dan kamu akan melihat orang-orang yang lalim ketika mereka melihat azab berkata, "Adakah kiranya jalan untuk kembali ke dunia?" 45 Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka dalam keadaan tunduk karena merasa hina, mereka melihat dengan pandangan yang lesu. Dan orang-orang yang beriman berkata, "Sesungguhnya orang-orang yang merugi ialah orang-orang yang kehilangan diri mereka sendiri dan kehilangan keluarga mereka pada hari kiamat. Ingatlah, sesungguhnya orang-orang yang lalim itu berada dalam azab yang kekal. 46 Dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindung-pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah. Dan siapa yang disesatkan Allah maka tidaklah ada baginya sesuatu jalan pun untuk mendapat petunjuk. 47 Patuhilah seruan Tuhanmu sebelum datang dari Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak kedatangannya. Kamu tidak memperoleh tempat berlindung pada hari itu dan tidak pula dapat mengingkari dosa-dosamu. 48 Jika mereka berpaling maka Kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi mereka. Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan risalah. Sesungguhnya apabila Kami merasakan kepada manusia sesuatu rahmat dari Kami dia bergembira ria karena rahmat itu. Dan jika mereka ditimpa kesusahan disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri niscaya mereka ingkar karena sesungguhnya manusia itu amat ingkar kepada nikmat. 49 Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki, 50 atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. Cara Wahyu diturunkan kepada Rasul Ayat 51-53 51 Dan tidak ada bagi seorang manusia pun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau di belakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan malaikat lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana. 52 Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu al-Qur'an dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab al-Qur'an dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan al-Qur'an itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. 53 Yaitu jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua urusan.